Nikmatnya Lontong Kupang Khas Surabaya

Kunjungan saya ke Surabaya minggu lalu niatnya hanya utuk mngikuti event charity Run yang diadakan oleh Perusahaan pelabuhan di Surabaya. Kelar acara pastinya laper dong, apalagi jarak yang saya pilih di event tersebut adalah 10 kilometer. Duh boyok en rek…

Sejak subuh perut belum kemasukan makanan apapun kecuali air mineral setengah botol. Hanya itu saja dan lanjut mengikuti Event Charity Run yang berlangsung mulai pukul 06.00 waktu setempat sampai selesai.

Setelah selesai, sayapun ingin memanfaatkan moment di Surabaya ini dengan berkuliner ria. Namun sebelumnya, saya kembali ke hotel untuk membersihkan diri. Maklumlah habis lari 10 kilometer, pastinya banyak keringat yang keluar. Bayangin aja tuh kalau kamu lagi di deket seorang pelari yang habis lari jarak jauh. Badan basah semua, penuh dengan keringat dan lepek. Duh gak enak kan? Nah begitupula dengan saya yang melakukannya. hehehe…

Rencananya saya akan mencari Lontong Kupang yang menjadi kuliner khas Surabaya. Agak asing bagi saya ketika mendengar kata Lontong Kupang. Kalau lontong, ok lah saya paham. Nah sedangkan kupang itu sendiri nama sebuah kota di Nusa Tenggara Timur. Gimana ceritanya tuh yekaaaan…

Dan inilah yang membuat saya penasaran tentang kuliner khas Surabaya yang satu ini.  Dan seperti apa sih rasanya?

Saking penasarannya, sayapun mencari beberapa lokasi warung makan yang menjajakan makanan khas Surabaya ini.

Awalnya mencoba ke Lontong Kupang Artomoro yang cukup terkenal itu, namun sayang waktu itu tutup, padahal perjalanan dari hotel ke tempat tersebut cukup jauh, 20 menit nda panda Huft (emote kesel). Untung saja saya menggunakan motor pinjaman temen. Coba kalau pakai ojek online, jebol dah ni kantong.

Karena tutup, sayapun mencoba untuk ke tempat lain. Muter-muter lagi sekitar 15 menit mencoba ke warung makan Lontong Kupang Bu Wito, dapet yas? Dapet tuh tempatnya aja, dan lagi-lagi tutup. Subhanallah….

Entah kenapa hari minggu lalu pada tutup, padahal di google tertera buka. Jangan-jangan pegawainya ini PNS semua kali ya. Jadi setiap hari minggu libur.

Capek yas? iya lah maliiiiiiii…… Mana laper lagi… Begini amat yak nyari kuliner khas Surabaya. 

Tetap nggak patah semangat, cari info lagi, dan dapet satu lagi di Warung Lontong Kupang Pak Haji Woko 
Jl. Kalasan No.30, Pacar Keling, Tambaksari, Surabaya. Dan berharap ini yang terakhir kalinya saya muter-muter nyari Lontong Kupang.

Sesampainya di sana, Alhamdulillah buka. Sayapun riang gembira. Aha, buka…. Yess nemu yang buka…

Tak perlu basa-basi, langsung pesan ke Pak Haji Woko. Sambil menunggu disajikan, saya mencoba untuk mengorek informasi tentang Lontong Kupang ini dari istrinya Pak Haji Woko saat mengantarkan minuman.

Jadi, kenapa dinamakan Lontong Kupang? Ternyata lontongnya bukan di dapat dari Kota Kupang gaess… Dan Kupang itu sendiri merupakan nama kerang kecil yang di taburkan di atas lontong yang sudah di potong-potong. Kerangnya kecil-kecil banget. Jumlahnya? duh kagak ngitung maliiiii… Pokoknya banyak banget sampai menutupi semua lontong yang telah dipotong. Perbaikan gizi deh ini keknya….

Tak hanya itu, Lontong Kupang itu sendiri merupakan lontong yang di siram kuah petis dengan ditaburi kerang kupang serta potongan lentho.

Apa itu lentho? Lentho adalah campuran Lontong Kupang yang terbuat dari kacang tolo yang ditumbuk kasar, kemudian dicampur dengan tepung, parutan singkong, kunyit, daun bawang, cabai, jeruk purut dan garam. Kalau dilihat jadinya seperti gorengan yang di potong-potong.

Awal pertama disajikan yang saya cicipi adalah kuahnya, rasanya gurih, manis dan kerang kupangnya terasa banget. Lidah saya langsung cocok seakan berjodoh dengan makanan ini. Sayapun lahap memakannya. 

Lontong Kupang akan lebih enak lagi jika ditambahkan sate kerang dan untuk minumannya pakai es kelapa muda. Duh nikmatnya lengkap banget. 

Di setiap warung makan Lontong Kupang, selalu tersedia sate kerang, Kelapa muda dan Lontong Balap. Nah kamupun setelah mencicipi Lontong Kupang, bisa cobain juga tuh Lontong Balap khas Surabaya.

Alhamdulillah perut kenyang, pikiranpun tenang dan saatnya pulang……

Wisata Kuliner

26 thoughts on “Nikmatnya Lontong Kupang Khas Surabaya

  1. Bahahah, saya orang Kupang, mas.
    Berarti cuma orang Surabaya ya yg berani sama Kupang. Sampe dimakan lho Kupangnya ????????????

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *