Menunggu Matahari di Watu Congol, Lasem, Rembang, Jawa Tengah

Watu Congol merupakan salah satu bukit yang berada di Desa Selopuro, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang. Kira-kira sekitar 30 menit jika ditempuh dari pusat kota Rembang, Jawa Tengah. Nama Watu Congol itu sendiri merupakan sebuah batu besar di pinggiran tebing yang mengarah ke jurang.
Menurut cerita yang berkembang di masyarakat, batu tersebut merupakan jelmaan dari naga atau ular yang terpisah dengan anggota tubuhnya. Batu besar yang ada di Watu Congol merupakan kepala naga, sedangkan tubuhnya berada di Desa Kajar, Lasem dan ekornya berada di laut Bonang.
Kemudian Naga itu di sabda menjadi batu oleh Sunan Bonang yang merupakan ulama yang menyebarkan agama Islam di daerah Rembang. Jadilah nama bukit ini di sebut Watu Congol. Watu Congol jika diartikan dalam bahasa Indonesia berarti Batu yang menyembul keluar.

 

Opo Kek Blog – Suara adzan subuh terdengar dengan jelas di telinga. Badan masih terasa capek setelah menempuh perjalanan selama beberapa jam. Kemudian disusul drama ban bocor di kawasan Jl. Pati – Juwana. Tidurpun waktu itu cukup larut malam, sehingga badan terasa kurang nyaman saat bangun. Namun sebagai tamu yang baik dan sopan, saya harus bangun setelah subuh berkumandang lalu menunaikan sholat subuh.
Oh ya, malam itu saya menginap di rumah Mbak Reni, salah satu teman yang sama-sama pecinta wisata. Pengennya sih pagi itu klekaran dulu sampai agak siangan gitu di kamar. Namun tujuan saya yang menginginkan sunrise di kawasan Bukit Watu Congol ( selanjutnya disebut Watu Congol ) mengharuskan saya untuk bangun lebih awal.
Setelah sholat subuh saya lanjutkan perjalanan ke Watu Congol, sebelum pergi ternyata lagi dibikinin teh hangat. Alhamdulillah rejeki anak sholeh pagi-pagi udah ada yang bikinin teh hangat. Makanan pendampingnya pun sudah disiapkan. Ada beberapa cemlan dalam toples. Lumayan buat sarapan pagi…..
 

Pagi itu udara di daerah Lasem terasa sejuk, hal ini dimungkinkan karena belum begitu banyak kendaraan yang menghiasi jalan pantura Lasem, sehingga udara pagi itu masih bersih untuk dirasakan. Sekitar 15 menit perjalanan, sampailah saya di Watu Congol. Akses jalan yang saya lalui waktu itu awalnya mulus-mulus saja. Namun setelah masuk gang yang mengarah ke  Watu Congol, jalannya agak sedikit memprihatinkan. Jalannya cukup rusak, sehingga membuat saya sedikit kurang nyaman saat berkendara. Beruntunglah tidak begitu jauh jarak jalan yang rusak tersebut.
Suasana di Watu Congol masih sepi banget, serasa milik pribadi hehehe. Jadi, saya bisa sepuasnya menikmati alam di Watu Congol tanpa harus terusik dengan keramaian. Alhamdulillah… Hal ini mungkin karena waktu itu hari ke tiga Lebaran. Secara, kalau masih hari ke tiga kan masih pada sibuk ke rumah saudara ataupun masih pada molor di rumah masing-masing, mumpung libur… Apalagi waktu itu masih pukul 06.00 pagi. Jadi kesempatan nih buat foto sebebas-bebasnya hehehe. Udara di sini cukup sejuk karena dikelilingi oleh beberapa bukit hijau dan rindangnya pepohonan.
Sinar matahari masih tertutupi bukit seberang timur dan udara di sini cukup dingin. Sambil menunggu matahari, sayapun memanfaatkan waktu pagi itu untuk berfoto. Menikmati sejuknya alam Lasem dari atas dan memandang jauh ke arah utara. Terlihat hamparan pepohonan hijau yang membentang luas. Hingga terlhat lautan pantai utara Jawa.

Di sini banyak spot swafoto yang bisa dimanfaatkan untuk menambah koleksi foto di Instagram. Ada yang berupa rumah pohon, Perahu, Sangkar burung dan masih banyak yang lainnya. Watu congol cocok buat kamu yang suka berswafoto. Ada beberapa foto yang saya ambil di sini. Dan inilah fotonya…

Saking asyiknya berswafoto, lupa kalau tujuan saya ke sini untuk menunggu matahari. Matahari mulai meninggi, namun cukup bagus dimanfatkan untuk berfoto. Al hasil ambil foto seadanya saja.

Di Watu Congol juga terdapat sbuah Goa yang lokasinya di bawah bukit. Goa tersebut dinamakan Goa Ombo. Perlu turun ke bawah untuk menemukan Goa ini. Saya pun penasaran. Mencoba turun ke bawah untuk melhat Goa tersebut. Memang terlihat ada Goa, namun tidak sesua ekspektasi saya. Awalnya saya fikir Goa tersebut memiliki lubang goa yang cukup besar, namun di sini lubang goa tersebut cukup kecil. Kalau saya bandingkan, mungkin mirip dengan Goa Kreo Semarang, Jawa Tengah.

Tak lama di Goa Ombo, sayapun kembali lagi ke atas bukit. Terlihat beberapa wisatawan mulai berdatangan. Dan Kebanyakan dari mereka berburu foto. Cukup lama saya di sini, akhirnya saya memutuskan kmbali turun…

Wisata Alam, Wisata Sejarah

20 thoughts on “Menunggu Matahari di Watu Congol, Lasem, Rembang, Jawa Tengah

  1. Oalah Penuh perjuangan ya mendapatkan foto Terbaik. Tapi pengalamannya itu yang seru. Ayo eksplorasi terus wisata Alam Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *